Dekat Dengan Al-Qur'an
Al-Qur'an adalah kalam Allah Subhanahu wa Ta'ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam melalui Malaikat Jibril. Sebagai wahyu ilahi, Al-Qur'an merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad yang tetap relevan dan tak terkikis oleh zaman.
Siapapun dan apapun yang berhubungan dan berinteraksi dengan Alquran maka akan menjadi mulia dan mendapatkan derajat yang tinggi.
Keberadaannya yang mulia tak terlepas dari sumbernya yang Maha Mulia, yaitu Allah SWT, yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat manusia.
Malaikat Jibril adalah utusan yang membawa Al-Qur'an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad, sehingga diangkat sebagai malaikat yang paling istimewa di antara semua malaikat.
Malam Lailatul Qadar, di mana Al-Qur'an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad, ditinggikan oleh Allah SWT di atas seribu bulan yang lainnya. Ini menegaskan keutamaan dan keistimewaan malam tersebut dalam ibadah dan penghormatan umat Islam.
Proses turunnya Al-Qur'an terjadi melalui tiga tahapan yang berbeda.
Tahap pertama adalah ketik a Al-Qur'an ditetapkan keberadaannya di Lauh Mahfuzh, suatu dimensi yang hanya diketahui oleh Allah SWT. Kemudian, Al-Qur'an diturunkan dari Lauh Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia sebagai tahap kedua.
Banyak ayat Alquran ataupun Hadits Nabi Muhammad SAW yang menerangkan hal tersebut. diantaranya sebagai berikut :
إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
“Sesungguhnya Kami menurunkan Alquran itu pada malam yang diberkahi, sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan.
(QS Ad Dukhan 3)
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
"Kami menurunkan Alquran itu pada malam Lailatul Qadar.” (QS Al Qadar 1)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ
"Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan kitab suci Al-Qur’an.”
(QS Al Baqarah 185).
Tahap ketiga adalah turunnya Al-Qur'an secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad di Baitul 'Izzah, dimulai pada malam Lailatul Qadar.
Turunnya Al-Quran tahap ketiga ini terjadi pada tanggal 17 Ramadhan di Gua Hira Makkah saat baginda Nabi sedang bertahannust.
Ayat-ayat Alquran dan hadits-hadits Nabi menjelaskan, di antaranya:
وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ
"Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas.”( QS Al Baqarah 99).
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ
”Dia-lah yang menurunkan Al-Quran kepadamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi Alquran, dan yang lain (ada ayat-ayat) yang mutasyabbihat.”
(QS Ali Imran 7).
Pemahaman akan proses turunnya Al-Qur'an ini diharapkan dapat memotivasi umat Islam untuk lebih mendalami dan menghidupkan bacaan Al-Qur'an, terutama ketika bulan Ramadhan.
Memahami keistimewaan wahyu ilahi ini juga mengajarkan kita untuk menghargai dan merenungkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya, sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sebagai umat Islam.
Semoga dengan pengetahuan ini, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih berkahnya dalam kehidupan sehari-hari.


Komentar
Posting Komentar